Anda diciptakan sama,namun anda diselamatkan untuk menjadi "BERBEDA"

26 August 2008

Bible Devotional - Menang atas Keinginan Diri

Yakobus 1:12 Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.

Berbahagialah org yg bertahan dlm pencobaan. Ayat berikutnya pencobaan bukanlah dari Allah, namun terbanyak dari keinginan diri sendiri. Berarti orang yang bertahan dari pencobaan artinya bertahan untuk tidak mengikuti keinginan diri sendiri yang menyesatkan. Juga kita diajarkan, saat pencobaan datang lihatlah diri sendiri terlebih dahulu, jangan menyalahkan orang lain.



24 July 2008

ORANG BIASA MELAKUKAN HAL LUAR BIASA

Dia dilahirkan dengan wajah cantik, saat gadis berharap menikah dengan anak Lurah yang ditaksirnya. Sedih saat ibunya menangis tidak dapat pinjaman uang untuk merayakan lebaran. Menikah dan cerai karena ingin bisa memiliki harta benda yang lebih banyak, dari perkawinan pertama ini, melahirkan satu anak namanya sugeng (ikut dieksekusi).
Ke Jakarta, mengadu nasib dari pelayan rumah makan hingga menjadi hostes. Setelah punya modal, dia berbisnis wisman pelacuran di Dolly, Surabaya. Yang akhirnya berpatungan dengan Letkol Purwanto memiliki rumah border. Dari sana Sumiarsih terikat hutang dengn Letkol Purwanto akibat kekurangan setoran yang harus dia setor setiap bulannya dan diperberat dengan bunga dan denda. Dari tekanan itulah dia merencanakan pembunuhan yang sadis.
Menjelang eksekusi, Dia mengakui Yesus adalah Tuhannya. Setelah itu dia berharap ada mujizat untuk eksekusi dirinya. Dan menjelang sehari eksekusinya, dia mengatakan dia akan bertemu Yesus.
Jawa Pos mencatat, sugeng sangat takut berjalan menuju area eksekusi, hingga harus digotong, berbeda dengan sumiarsih yang sangat tenang.
Apa persamaan dan perbedaan anda dengan sumiarsih ?

Sumiarsih menurut saya adalah contoh sempurna dari perjalanan seorang Kristen. Bukankah kita sama dulunya bejatnya dan penuh dosa. Lalu diterima oleh Yesus, saat kita percaya. Saat sukacita atas janji-janji-Nya kita nantikan. Namun penderitaan tidak sedikit harus kita lalui, saat itu kita sangat haus akan mujizat. Penderitaan bisa saja Tuhan lalui, tidak demikian dengan kematian. Setiap kita akan menghadapi kematian dan mempertanggung jawabkan setiap iman dan panggilan kita. Sumiarsih sudah menjalani pertandingan iman dengan setia, bagaimana dengan kita ?
Saya terkagum dengan Pdt. Yani Lim. Dia adalah gembala Sumiarsih. Dia adalah orang yang tidak terkenal. Dia tidak setenar Gilbert, Stephen tong. Saya iri dengannya, karena dia orang biasa namun sudah melakukan hal yang luar biasa. Dia telah membawa Sumiarsih untuk mengenal Tuhan dan membimbingnya hingga tetap setia dengan imannya kepada Yesus Kristus.
Apa sih rahasianya agar kita bisa menjadi orang biasa namun melakukan hal yang luar biasa ?
1. Menuju tujuan Tuhan
2. Hidup dengan segenap potensi



1. Menuju tujuan Tuhan
Apa tujuan Tuhan bagi kita ?
Baca :
Efesus 2:10 Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.

Ada 3 kata penting dan maksudnya :
1.BUATAN ALLAH : Sadarilah bahwa kita dicipta, maka kita harus mencari tahu apa tujuan saya diciptakan. Agar kita tidak menjadi USELESS/tidak berguna
2.PEKERJAAN BAIK : melakukan semua yang mendatangkan kemuliaan Allah dan kebaikan bagi sesama. Bukan sebaliknya mempermalukan nama Tuhan, seperti : malas belajar hingga gagal naik kelas, mencuri, berbohong, melakukan kekerasan, merugikan orang lain, pelit menolong, rokok dan narkoba, free sex, pornografi, dll.
3.DIPERSIAPKAN ALLAH : setiap kita memiliki tanggung jawab yang unik dan spesifik. Kita tidak diciptakan secara masal, seperti : motor Honda yang dibuat ribuan per hari. Namun ditenun oleh Allah sendiri dan diberi misi khusus (MISSION POSSIBLE). Ingatlah teladan Daniel dan Ester.

2.Hidup dengan segenap potensi
Bagaimana cara kutu yang dimasukkan kedalam toples tidak bisa keluar, walau toplesnya tidak ditutup ? (Untuk diketahui, kutu bisa meloncat antara 30-50cm)
Kutu itu ditutup didalam toples terlebih dahulu. Kutu itu akan terus mencoba meloncat, hingga terbentur tutup toples. Berkali-kali dia lakukan itu, akhirnya dia tahu, aku tidak bisa meloncat melebihi itu. Nah dia akan meoncat dibawah tutup toples. Setelah itu kita buka tutup toples, kutu itu tetap akan meloncat tidak melebihi tutup toples.
Bagaimana gajah yang dirantai kakinya, tidak bisa melepaskan rantai tersebut ?
Sejak kecil, gajah itu dirantai kakinya. Dia akan berusaha melepaskan rantai itu, namun karena dia masih kecil, dia tidak mampu melepaskan rantai tersebut. Berulang-ulang kali gajah itu meronta, tapi tetap saja tidak bisa. Akhirnya dipikiran gajah saya tidak bisa melepaskan rantai ini, hingga gajah itu dewasa tetap tidak bisa melepaskan rantai tersebut..
Bukankah perjalanan iman kita juga bisa seperti itu. Kita sering menjadi pada umumnya. Seperti sekolah, asal kita memiliki angka di atas rata-rata kelas, kita sudah baik. Walau rata-rata kelasnya 6. Nilai kita 6,5, itu sudah bagus.
Tahukah anda, kita diberikan satu karunia yang sangat istimewa. Selain karunia keselamatan, setiap kita diberikan karunia rohani. Apa itu karunia rohani ?

Menurut penulis terkenal, karunia adalah kemampuan yang melampaui kemampuan diri, yang diberikan Allah bagi orang percaya agar bisa melayani dengan penuh kuasa dan membangun sesama tubuh Kristus.
1Korintus 12:11 Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya.

Karunia inilah yang membuat “orang biasa melakukan hal yang luar biasa”.
Thomas Alfa Edison dan Albert Einsten adalah orang yang dilahirkan abnormal. Thomas Alfa Edison lahir dengan punismen dokter bahwa dia memiliki keterbelangan mental. Albert Einsten lahir dengan otak yang kebesaran. Mereka adalah orang biasa namun melakukan hal yang luar biasa.
Saya menngagkat topi buat siska, penyanyi rohani asal solo. Penampilan album keduanya di gereja saya, dia menceritakan kegagalan album pertamanya, karena suaranya diusia nanggung, membuat sedikit kelarisan albumnya. Namun dia sekarang sudah mengeluarkan albumnya yang keempat. Saya kategorikan dia adalah orang biasa yang melakukan hal yang luar biasa.
Apakah melakukan hal yang luar biasa adalah miliki segelintir orang ? saya katakan tidak, karena Tuhan sudah memberikan karunia kepada kita, kemampuan yang melebihi kemampuan manusia. Itulah yang menjadi bekal bagi kita untuk melakukan hal yang luar biasa.
Kalau begitu, mengapa hanya sedikit orang yang melakukan hal yang luar biasa ?
Karena banyak orang melakukan hal di bawah ini :
· Tidak mau menjadi manusia pembelajar;
Belajar dari kesalahan, itulah kunci sukses Microsoft co. Sebelum mengeluarkan versi software terbarunya, ada tim yang mengumpulkan semua komplain di seluruh penjuru dunia. Dengan bekal itulah mereka merevisi versi software sebelumnya.
· Tidak tekun
Komentar Thomas A. Edison : “Keberhasilan adalah 2% inspirasi dan 98% kerja keras.”
Inggris kalah dr turki : Pada 15 Maret 1915, angkatan Laut Inggris menyerang armada Turki di selat Dardanella. Terjadilah perlawanan dengan rentetan tembakan yang dasyat dari pantai. Tiga kapal telah ditenggelamkan dan akhirnya, menjelang tengah hari, Angkatan Laut Inggris mundur tanpa hasil apa pun dalam pertempuran tersebut. Yang tidak pernah diketahui adalah bahwa pasukan Turki sebenarnya hanya mempunyai amunisi yang cukup untuk enam puluh detik lagi dan saat itu mereka siap untuk menyerah.

Seandainya Angkatan Laut Inggris lebih gigih dan terus melanjutkan serangannya, mereka pasti sudah merebut Selat Dardanella.
· Cepat puas
Tidak beralih dari satu keberhasilan kecil ke keberhasilan yg lebih besar

Allah memakai orang biasa untuk melakukan hal yang luar biasa. Buktinya : Abraham berusia tua, Yakub orang yang plin plan, Lea tidak menarik, Yusuf diperlakukan dengan kejam, Musa gagap, Gideon miskin, Rahab seorang pelacur, Daud melakukan perselingkuhan, Elia mau bunuh diri, Yeremia hilang semangatnya, Yunus enggan susah, Naomi seorang janda, Petrus meledak-ledak, Marta banyak kuatir, wanita Samaria mengalami perkawinan yang gagal, Zakheus tidaklah terkenal, Tomas si peragu, Paulus mengalami kesehatan yang buruk, dan Timotius si pemalu.
Sudahkah kita menjadi orang yang biasa namun melakukan hal yang luar biasa ?

RESENSI BUKU DEMONS IN THE WORLD TODAY

MERRILL F. UNGER

DR. Merrill F. Unger menyadari keberadaan setan sangatlah nyata. Orang dengan sadar dan tanpa menyadari sedang memakai setan untuk mencari pertolongan. Banyak yang mengagumi kekuatan supranatural, yang pada dasarnya menjadi penentang rencana Allah yang penuh kasih. Buku ini mengupas secara detail keberadaan setan dan cara bekerjanya. Serta tipuan yang iblis kerjakan bagi orang yang terikat. Bahkan nasib buruk yang akan dialami bagi mereka yang mengandalkan kekuatan iblis.
Keberadaan setan bukanlah tahyul dan imajinasi yang membuat cerita dongeng saja. Keberadaan iblis dapat ditelusuri melalui bukti Alkitab, secara fisik, sejarah dan bukti eksistensinya.
Alkitab dengan jelas mencatat keberadaan iblis dan pembantu-pembantunya (Lukas 10:17,20). Alkitab juga menjelaskan cara kerja iblis dan pembantu-pembantunya dalam melawan Allah dan manusia.
Secara fisik, kita bisa lihat melalui kekacauan dari kehidupan ini. Seperti keberadaan hama, serangga dan penyakit tumbuhan mengusik petani. Musuh yang mematikan hewan juga dialami dalam dunia hewan. Dan bakteri yang menyebabkan kematian dialami oleh manusia.
Keberadaan dewa-dewa dalam temuan arkeolog di Sumeria, Babilonia, Mesir, Asiria, Yunani dan Roma penuh dengan fenomena setan. Kepercayaan yang masih kuat di India, Cina dan Jepang juga didominasi oleh setan. Begitu juga kepercayaan animistis di wilayah Afrika.

Keberadaan kejahatan, kekejaman dan kebejatan moral menunjukkan juga eksistensi roh yang keji yang menguasai pikiran dan tubuh manusia, serta mempengaruhi mereka untuk melakukan kejahatan dan kebejatan moral.
Keunikan setan yang lain adalah setan itu tidak kelihatan. Beberapa tokoh Alkitab memberitahu kita bahwa iblis itu memang tidak kelihatan. Melalui bujangnya nabi Elisa, Tuhan membukakan matanya untuk melihat gunung yang penuh kuda dan kereta berapi sekeliling Elisa (2 Raja-raja 6:17). Demikian juga yang dialami oleh Yohanes, dia melihat iblis naik dari jurang maut (Wahyu 9:1-12) dan melihat 3 roh najis dalam bentuk mulut naga, mulut binatang dan mulut nabi palsu (Wahyu 16:13-14).
Ketika mereka dikirim untuk melawan manusia, mereka tidak terlihat secara mata jasmani. Sehingga korban-korban mereka tidak akan dapat mempersiapkan diri sendiri dari musuh yang tak terlihat ini.
Watak setan yang menyolok adalah cerdik, sama dengan arti kata asal demon dalam bahasa Yunani, “Daimon”, artinya cerdik atau berpengetahuan. Selain itu kekuatan dan kekuasaan setan merupakan perlengkapan yang menonjol. Setan memberikan kekuatan super fisik kepada yang dirasukinya (Markus 5:9). Mereka juga mempunyai kekuatan hingga mencederai pikiran dan tubuh, yang paling mengerikan adalah membuat gila. Juga bisa menyebabkan ketidakstabilan mental, hingga ingin bunuh diri (Markus 9:22).
Tujuan setan yang utama adalah melawan Allah. Dibawah kepemimpinannya, setan mengarahkan manusia untuk tergoda. Setan dan pembantu-pembantunya bukan hanya mau merusak benih yang baik di hati manusia, tapi juga menabur benih yang jelek. Objek utama setan yaitu merusak kedamaian dan keharmonisan dan menunjukkan kegelisahan, dukacita, dan ketidakberuntungan, kemiskinan, kecurigaan, kesedihan, kebingungan, dll.
Iblis sangat berkaitan dengan spiritisme, kegiatan berhubungan dengan alam kematian dan mendapat wahyu dari alam baka itu. Spiritisme ini dapat dijejaki dari waktu yang sangat kuno. Bangsa Israel lahir dan hidup di dunia yang dijelajahi dengan spiritisme (1 Samuel 28:3-25). Melalui spiritisme akan melahirkan 5 fenomena spiritual :
1.Fenomena Fisik, seperti : kebangkitan orang mati, telekinesis
2.Fenomena Psikis, seperti : pengelihatan spiritual, penulisan otomatis, berbicara di luar kesadaran, penampakkan, meja yang terangkat, gelas yang bergerak, perpindahan jiwa.
3.Fenomena Metafisika, seperti : roh halus, hantu
4.Fenomena Gaib, seperti : penyiksaan gaib, pertahanan gaib
5.Fenomena Pemujaan, seperti : pemujaan spiritual, spiritisme di antara orang-orang Kristen
Alkitan melarang semua perjalanan spiritisme. Kunjungan Saul kepada perantara spiritual di Endor (1 Samuel 28:3-25) adalah pernyataan Kitab Suci mengenai kecurangan dari aliran spiritisme dan hukuman bagi semua keterlibatan dengan okultisme. Roh Samuel benar-benar dikembalikan dari dunia roh, bukan oleh perantara dari Endor, tapi oleh Tuhan sendiri. Tuhan masuk untuk menunjukkan duplikat dari pernyataan spiritisme saat komunikasi dengan orang mati. Penampakkan nyata dari Samuel sangat menakutkan sang perantara sehingga berteriak ketakutan, suatu tanda bahwa Allah telah masuk untuk menyatakan penipuan.
Iblis berkaitan dnegan meramalkan masa depan. Peramal adalah orang yang meramalkan kejadian yang akan datang. Cerita keberuntungan atau ramalan, berasal dari penyembahan berhala. Untuk mencari pengalaman pengetahuan tentang masa depan dan meragukan sifat Allah yang kudus. Hal ini dilarang oleh Firman Allah. Ramalan adalah pemalsuan atas nubuat. Dalam ramalan ada iblis. Ramalan adalah pemalsuan setan dari mujizat di dalam Kitab Suci.
Macam-macam jenis ramalan, antara lain : astrologi, permainan kartu, psychometry, telapak tangan, batang tongkat dan bandul, nubuatan mimpi dan pengelihatan.
Astrologi adalah ramalan melalui bintang, yang dilakukan melalui horoskop. Ramalan adalah bagian dari penyembahan berhala. Para astrologi mengundang kegiatan roh-roh iblis karena hal ini bermula pada penyembahan bintang-bintang dan mencari pengetahuan rahasia dalam melawan kehendak Tuhan dan Firman Allah.
Dari padangan ilmiah pun menganggap astrologi adalah tipuan. Karena tidak ada bukti pemahaman, bahkan dalam ilmu sosial bahwa pergerakkan planet mempengaruhi gerakan/tindakan manusia. Aliran astrologi mengesampingkan Firman Allah dan mencari tahu tentang masa depan seperti orang-orang astrologi Babilonia dan Mesir lakukan.
Permainan kartu/cartomacy adalah ilmu meramal masa depan dengan memanipulasi dan menempatkan kartu-kartu. Meramal keberuntungan dengan menggunakan kartu dapat ditelusuri selama berabad-abad. Orang Romawi memiliki cara dari lembaran kecil dengan symbol yang diukir. Kemudian abad ke 18, menggunakan kartu. Perjumpaan Paulus dengan peramal keberuntungan di Filipi, menunjukkan tidak semuanya ramalan keberuntungan itu tipuan atau omong kosong. Kekuatan ramalan keberuntungan yang sesungguhnya adalah iblis. Perempuan itu menyampaikan kebenaran, dia mendapat pengetahuan dari setan (Kisah para rasul 16:16-18).
Psychometry adalah jenis dari tenung yang dapat mengenali watak dan kepribadian, melalui beberapa benda yang dia gunakan/pakai.
Telapak tangan adalah berbicara tentang keberuntungan melalui mengartikan garis-garis telapak tangan seseorang. Telapak tangan, seperti juga permainan kartu, astrologi dan bentuk-bentuk peramal keberuntungan yang lainnya, dapat mendorong/merangsang sesuatu dorongan yang kuat dalam pribadi seseorang untuk menggenapi ramalan dari si peramal tersebut.
Batang tongkat dan bandul kalung, dilakukan melalui ayunan benda itu, oleh pelaku okultisme juga dapat menggambarkan dan mencari tempat seseorang melalui benda-benda dari tubuhnya, seperti sapu tangan atau dasi juga foto-foto.
Firman Allah memperingatkan terhadap ramalan dan pewahyuan tambahan dalam Alkitab. Segala sesuatu yang orang Kristen perlu tahu tentang masa depan sudah dinyatakan dalam Firman Tuhan. Nubuatan mimpi dan pengelihatan sebagai tambahan Firman Tuhan sekarang tidak dibutuhkan dan tidak berasal dari Roh Allah (1 Korintus 13:8-9).
Iblis berkaitan dengan ilmu sihir. Ilmu sihir sama seperti ramalan adalah ilmu meramal yang dilarang, menimbulkan hasil dibalik kekuatan manusia dengan meminta bantuan pada perantara yang luar biasa, yaitu iblis dan setan. Kegiatan dari perantara roh jahat ini menghasilkan fenomena gaib yang luar biasa (indera ke 6), yaitu : kejadian-kejadian yang melampaui pekerjaan biasa dari hukum alam dan daya tangkap dari 5 indera manusia, seperti diagnosa dan penyembuhan penyakit.
Ilmu sihir dengan jelas mensejajarkan dirinya dengan Tuhan dan agama. Mereka melakukan perlawanan dengan kehendak Tuhan dan menentang kekuatan Tuhan. Alkitab melarang dan mengutuki ilmu sihir. Dengan melarang berhubungan dengan roh jahat dari ilmu gaib itu dan juga melanggar hukum pertama dari 10 hukum Tuhan (Keluaran 20:1-6; Ulangan 18:9-10).
Meskipun Alkitab mengutuki ilmu sihir, namun tidak mengingkari kekuatannya. Kekuatan gaib ada sejak pertama kali manusia jatuh dalam dosa. Keinginan untuk mempunyai pengetahuan dan kekuatan yang berlawanan dengan kehendak dan perintah Allah (Kejadian 3:5). Manusia mendengarkan rancangan setan dan memilih tidak taat pada Allah. Manusia tak hanya menyembah mereka, namun juga meminta pertolongan mereka dalam mencari pengetahuan dan kekuatan yang mungkin untuk hidup tanpa Allah. Kekuatan gaib mencoba untuk menipu sebanyak mungkin orang sehingga akhirnya bisa membangun komunitas yang sangat besar di akhir jaman dan akan mencapai puncaknya pada kebangkitan anti Kristus dan demonstrasi besar-besaran setan dalam melakukan mujizat dan keajaiban yang tak pernah dilihat oleh dunia (2 Tesalonika 2:8-10; Wahyu 13:1-18).
Ilmu sihir ada bermacam-macam bentuk. Ilmu hitam dipakai untuk ilmu gaib karena keahlian ada didalamnya yang dianggap berada dalam kumpulan dengan setan dan iblis. Praktek ilmu setan melibatkan permohonan dan bantuan langsung dari iblis, secara khusus setan. Ini merupakan bentuk yang paling mengerikan dari ilmu gaib.
Ilmu putih adalah ilmu hitam yang menyamar menjadi saleh. Menggunakan nama Tuhan, Kristus dan Roh Kudus, namun berada pada karakter iblis. Ilmu putih melengkapi penjelasan dari peringatan Rasul Paulus : tidak mengherankan, bila iblis dapat menyatakan diri seperti malaikat terang. Ilmu putih berlawanan dengan iman alkitabiah dan doa. Pada kepercayaan secara alkitabiah, kepercayaan dipertaruhkan semata-mata kepada Tuhan Yesus.
Disamping ilmu gaib hitam dan putih, ada yang menyebutkan ilmu gaib natural atau netral. Ilmu ini menggunakan kekuatan alam untuk tujuan penyembuhan, namun ini tetaplah juga adalah pekerjaan iblis.
Sugesti mental adalah pengiriman dari pemikiran seseorang kepada orang lain tanpa berkata atau bersuara.
Sedangkan hipnotis ada dalam bentuk normal, yang dipraktekkan secara sah untuk tujuan yang bermanfaat, juga ada hipnotis gaib yang dilakukan demi tujuan yang jahat.
Perlu kita ketahui, upacara ilmu gaib umumnya melibatkan 4 elemen; kekuatan di luar diri, daya pikat, tindakan simbolis dan sebuah jimat.
Penerapan ilmu gaib, dengan rapalan dihasilkan melalui melepaskan kekuatan setan melalui hipnotis magnetis, nujum dan bentuk lainnya yang menghasilkan kegaiban dalam pengaruh extrasensory (indra keenam). Melemparkan dan melepaskan mantera sangat berhubungan dengan penyiksaan pada orang-orang yang dibenci dan pertahanan diri. Rapalan dapat juga menyebabkan kematian manusia dan hewan, seperti penyihir yang ada di Papua Newgini oleh suku aborigin.
Ilmu gaib dalam melepaskan kekuatan khusus melalui kekuatan setan dan iblis yaitu melepaskan kejahatan sesuai karakter dan pengaruhnya. Sementara bantuan dan mujizat Tuhan memberikan kekuatan baru dan hasil yang positif. Ilmu gaib melemahkan iman pada Tuhan dan merusak hubungan yang benar dengan “Sang Pencipta”.
Saat Yesus, sang Anak Allah menjelma menjadi manusia, maka Ia sudah merusak pekerjaan kuasa setan (1 Yohanes 3:8), Yesus telah membebaskan manusia dari kuasa kegelapan. Kita bisa dibebaskan dari kuasa gelap, melalui pengakuan dan doa yang benar. Orang yang sudah dibebaskan harus tetap berhubungan dengan Tuhan di dalam doa dan belajar firman-Nya. Orang percaya harus menggunakan seluruh perlengkapan dari Tuhan untuk melawan kuasa jahat (Efesus 6:10-20).
Orang yang menjadi milik iblis adalah keadaan dari seorang yang ada dalam satu atau lebih banyak roh-roh jahat/iblis yang tinggal dalam tubuhnya dan dapat mengendalikan orang tersebut secara keseluruhannya sebagai korban. Orang yang dimiliki iblis akan menderita sakit yang sangat beraneka ragam. Kadang-kadang ditandai depresi berat dan melankolis. Kadang-kadang dengan kekosongan dan kebodohan sehingga mirip idiot. Selama terserang atau orang yang kerasukan akan bertindak secara otomatis dari pribadi baru, kepribadian sang korban benar-benar sudah lenyap dan pribadi setan yang menempati mengambil alih seluruhnya.
Pengaruh dan kepemilikan setan tidaklah sama. Dalam pengaruh setan, tidak menyatakan penguasaan yang terus terang oleh roh jahat. Tidak ada gangguan kesadaran, tidak dalam keadaan kerasukan atau merampas tubuh sebagai kediaman iblis. Pengaruh setan sangat mungkin terjadi pada diri yang buta dan keras hati terhadap Firman Allah dan Injil Kristus (2 Korintus 4:4).
Orang percaya akan mengalami pengaruh setan yang hebat ketika dia terus-terusan menyerah pada cobaan setan dan dosa. Cara Tuhan kita mengusir setan sangatlah berbeda dengan agama lain. Dia dengan tegas berkata kepada iblis dan iblis menuruti-Nya. Dia mengusir roh dengan firman (Matius 8:16). Murid-murid Yesus mengusir dengan memakai nama Yesus. (Markus 16:17, Lukas 10:17). Nama mewakili Tuhan.
Bagaimana dengan kesembuhan ? Kuasa penyembuhan penyakit sering dinyatakan dalam kebatinan, ilmu gaib dan kekuasaan setan. Yakobus 5:14-16, ayat ini meneguhkan bila kesembuhan oleh Tuhan adalah tanggapan dari iman dan doa yang sangat berlawanan dengan kesembuhan gaib oleh roh-roh yang bukan dari Tuhan. Sebenarnya Tuhan menyembuhkan melalui sarana natural (alam) dan juga melalui iman dan doa. Kesembuhan pada orang Kristen adalah tindakan langsung dan kehendak Tuhan dari Tuhan yang Maha Pengasih; mengalirkan dari penyaliban Kristus adalah semua berkat Tuhan bagi orang berdosa. Ini bukan hal penting dari penebusan itu dan suatu hal kebijaksanaan Bapa Sorgawi.
Perbedaan antara mujizat Tuhan dan kekuatan gaib seringkali hanya dapat dideteksi oleh orang-orang Kristen yang memiliki karunia membedakan roh (1 Korintus 12:10).
Penyimpanan jimat dan penggunaann ilmu hitam seringkali digunakan untuk sarana penyembuhan melalui cara kekuatan setan.
Bagaimana dengan agama ? Setan dan pembantu-pembantunya mengerahkan kekuatan untuk memperbudak manusia yang sudah jatuh. Tujuan setan adalah membutakan manusia terhadap kebaikan, kekudusan dan anugerah Allah. Menipu manusia mengenai dosanya sendiri dan sama sekali berpisah dari penebusan Tuhan dan berbalik kepada iblis, jauh dari iman tentang kedatangan Penebus, sebagai satu-satunya jalan menuju Allah.
Bukan saja agama primitif dan politeisme dengan pemujaan roh dan dewa yang sangat keliatan dari keterlibatan gaibnya, namun agama palsu; Hindu, Budha, Tao, Sinto, Islam, Yudaisme, Aliran sesat Kristen, yang menentang kebenaran penebusan bukan melalui kekuatan diri sendiri namun melalui jalan penebusan Kristus dapat dikatakan bagian dari pekerjaan setan.
Kekuatan setan melakukan hal terbaik mereka melalui unsur manusia untuk menyangkal atau memutarbalikkan kabar baik yang mulia tentang penebusan Kristus. Mereka cukup licik, mencegah manusia menerima dan melekat pada kabar anugerah keselamatan. Setan mengerti benar bahwa agama palsu itu memalsukan tentang keselamatan. Dengan demikian setan bekerja dalam agama agar manusia jauh dari keselamatan.
Bagaimana manusia bisa terbebaskan dari kuasa setan ? Pertama, orang yang tertindas di bawah kekuasaan gelap, harus didorong untuk mengaku Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat, melalui orang-orang yang mendoakannya dan mendampinginya agar terbebas. Kedua, mengakui dosa-dosa secara spesifik dengan kuasa gelap. Dengan demikian korban membuka kedok musuh dan menyatakan tipu muslihatnya. Ketiga, orang yang tertindas hal gaib harus meninggalkan iblis dan perintah-perintahnya. Hal ini penting ketika perjanjian telah dinyatakan dengan kuasa gelap. Perjanjian seperti itu harus dibatalkan dan dihapuskan.Tidaklah cukup menyanyi dan doa, iblis harus diperintahkan pergi dengan kuasa Tuhan dan kuasa di atas Kalvari. Keempat, orang yang dibebaskan harus berjalan dalam kehendak Tuhan sesuai dengan Firman Allah. Hal ini menuntut belajar dengan tekun dan taat pada Firman Allah. Selain itu juga diharuskan untuk mengembangkan kehidupan doanya yang terus menerus.
Buku ini memiliki keistimewaan dalam menjelaskan dengan mudah mengerti bagaimana setan menggunakan agama untuk membawa manusia menjauhi Allah. Dengan pemahaman yang baik dari agama lain dan menjelaskan titik pekerjaan iblis yang dilakukan melalui agama itu, membuat kita semakin paham dan yakin bahwa benar agama palsu juga adalah sarana iblis untuk menyesatkan manusia.
Selain itu buku ini memberikan contoh-contoh praktis dari setiap topik pembahasannya, sehingga pembaca mengerti dan menyadari secara jelas bagaimana iblis itu bekerja. Juga setiap topik diberikan landasan Firman Tuhan yang memadai, sehingga pembaca akan mengerti dasar pemikiran penulisan adalah juga apa yang Alkitab katakan.
Yang perlu dikembangkan dari buku ini, karena penulisannya sudah terlalu lama, maka contoh-contoh yang diambil semua dibawah tahun 2000. Bisa jadi akan menjadi kuno dan ada contoh-contoh baru yang terkini, yang dulu belum ada, sehingga dapat membuat pembaca ketinggalan pemahaman. Ada beberapa sub topik yang penjelasannya tidak berhubungan langsung dengan topik utamanya.

11 July 2008

Fokus Hidup

Mengapa harus fokus ?
1. Menimbulkan kekuatan, cth : Kaca pembesar, air yang terus-menerus menetesi batu karang
2. Menghasilkan, karena ada sasaran
3. Tidak buang energi, cth : apabila salah mengukur luas tanah, maka akan salah membangun. Petinju, energi yg dikeluarkan 2x lebih apabila petinju tidak mengenai sasaran.

Bagaimana Cara Membangun Fokus ?
1. Tetapkan target
Apa yang Anda rasakan kalau diminta membuat titik dan dilanjutkan gambar tidak boleh berhenti dan balik. Sering kali gambar yang dihasilkan; tidak ada gambar, tidak berbentuk, tidak bermakna tinggi/sederhana.
Oleh karena itu, diperlukan menetapkan sasaran.
· Visi/panggilan (unik); apa yang ingin anda capai di akhir hidup ini ? bisa melalui pertanyaan : “Apa yang ingin anda dengar saat orang menghadiri pemakanam anda ?”
Panduan penetapan visi lihatlah Shape Anda (spiritual gift, heart, ability, personality, experience) & Swot Anda (strenght, weakness, opportunity, threat)
· Misi; Apa yang perlu dipersiapkan untuk mencapai tujuan hidup Anda ?
· Nilai-nilai; prinsip-prinsip apa yang membatasi visi dan misi anda. Tetapkan 5 nilai utama di dalam kehidupan Anda. Mis : kejujuran, prestasi, pantang menyerah, kebaikan, tanggung jawab, dll.

2. Tetapkan prioritas
- Apa yg utama dikehidupan Anda itulah yg mempengaruhi prilaku Anda.
- Oleh karena itu tetapkanlah hal utama menurut Alkitab, yakni :
1. Mengasihi Tuhan
2. Hidup dekat Tuhan
3. Mengandalkan Tuhan
4. Mengenal Tuhan
5. Berakar, bertumbuh dan berbuah
6. Pelayan Tuhan
- Sadari peran dan tanggung jawab Anda. Tanyakanlah : dimana peran anda saat ini dan apa tanggung jawab dari peran itu ?


3. Letakkan beban
Apabila Anda dilahirkan di keluarga yang berantakan, orang tua yang pecandu narkoba dan tidak tanggung jawab, bahkan sering memukul Anda. Apa yang Anda lakukan ?
Sadarilah teman, bahwa tidak ada sesuatu yang sudah ditetapkan (ditakdirkan), Anda bisa mengubah hidup Anda, dan jalanilah dengan sikap positif dan optimis. Dengan itu saja hidup Anda tetap fokus untuk berjalan menuju kehidupan yang lebih baik.

4.Terbentuk dari Prinsip
Pusat perhatian kita adalah yang banyak membentuk kita. Berpusat dimanakah Anda ?
- Pada pasangan -> ekstrim kiri= sgt mengalah dan ekstrim kanan= sgt menuntut
- Pada keluarga -> kiri = sgt ingin menyenangkan dan kanan = sgt terpukul kelakuan neg dr anggota keluarga
- Pada uang -> siapa aku ? bergantung berapa banyak uang yg saya hasilkan, menimbulkan kekuatiran yg tdk wajar
- Pada kerja -> mengejar identitas profesi sbg status sosial
- Pada popularitas -> mengejar nama baik, sgt rentan dg menjual nilai-nilai hidupnya. spt artis berbuat asusila agar bisa tenar
- Pada kesenangan -> gaya hidup "hidup hanya satu kali bersenang-senanglah", mjd narsis yg penting dirinya senang. cth terlalu banyak nonton, games, waktu nyantai. akibatnya kapasitas org spt ini mjd kerdil.
- Pada teman -> rasa diterima oleh teman/kelompok sepergaulan. akibatnya melakukan apa saja agar tidak ditolak teman sepergaulannya. cth : geng nero
- Pada musuh -> dendam yg ingin dibalaskan. akibatnya menyerongkan niat dan mencemarkan hati
- Pada prinsip -> sbg penuntun langkah seseorg dan membawa diri mjd objektif, tanpa emosional. Konsekuensi didahului prinsip.

Selamat membentuk hidup Anda yang fokus !

29 May 2008

RINGKASAN BUKU - Visioneering, Andy Stanley

Buku Visioneering ditulis oleh Andy Stanley. Beliau adalah anak dari Penulis terkenal, Charles Stanley. Andy Stanley adalah lulusan Dallas Theological Seminary dan Pendeta perintis dari jemaat North Point Community Church di Atlanta, Georgia.
Pendahuluan
Diperlukan rekayasa visi untuk bisa mewujudkan impian kita. Rekayasa visi adalah proses yang diikuti seseorang untuk membuatnya mimpinya menjadi sebuah kenyataan. Sedangkan visioneering adalah proses rekayasa dari sebuah visi. Jika dirumuskan akan menjadi seperti ini :
REKAYASA VISI = INSPIRASI + KEYAKINAN + TINDAKAN + KETETAPAN HATI + PENYELESAIAN
Hidup adalah sebuah perjalanan. Oleh karena itu perlu TUJUAN. Ibarat mengisi karung-karung dengan pasir bukanlah kegiatan yang istimewa, namun mengisinya dengan tujuan membangun sebuah tanggul, memberikan artian yang berbeda. Visi merajut empat aspek ke dalam elemen pengalaman sehari-hari;
1.Gairah
Visi selalu disertai dengan emosi yang kuat.
2.Motivasi
Orang-orang yang didorong oleh visi adalah orang-orang yang termotivasi.
3.Arah
Visi berfungsi sebagai sebuah peta perjalanan.
4.Tujuan
Visi Anda adalah unik bagi Anda. Keunikan ini memberikan tujuan hidup bagi hidup Anda.
Sebuah visi tidak bisa lepas dari unsur ilahi. Allah telah memiliki visi bagi kehidupan Anda. Yakni, Ia telah memiliki suatu gambaran mental apa yang Anda dapat dan seharusnya menjadi serta apa yang Anda dapat dan seharusnya lakukan.


Bab 1
Visi adalah sesuatu yang seharusnya dilakukan, sesuatu yang harus terjadi. Pada hakekatnya visi adalah tentang perubahan. Dan dalam banyak arena kehidupan, perubahan tidak disambut dengan baik. Agar sebuah visi bisa bertahan, visi itu harus matang. Kematangan memerlukan waktu. Karena visi Anda sebenarnya adalah kepanjangan dari visi-Nya, maka timing-Nya – yaitu penentuan waktu yang tepat oleh Allah – adalah sempurna. Dan selalu ada kesesuaian antara visi yang ditetapkan dengan master plan atau rencana besar Allah untuk zaman ini.
Bab 2
Doa sangat menentukan bagi perkembangan visi. Doa membuat kita terus melihat. Doa membuat beban kita selalu segar. Doa membuat mata dan hati kita berada pada kondisi berharap. Doa tidak memaksa tangan Allah. Tetapi doa membuat kita tetap menantikan campur tangan-Nya. Doa memastikan kita untuk tidak kehilangan kesempatan-kesempatan yang diberikan Allah kepada kita. Kecenderungan kita berdoa bagi mujizat, lebih tepat untuk berdoa bagi kesempatan-kesempatan. Para pemimpi berpikir tentang bertapa indahnya jika sesuatu dilakukan. Para visioner melihat pada kesempatan untuk melakukan sesuatu. Selain berdoa bagi kesempatan-kesempatan, sediakan waktu untuk merencanakan sebuah strategi. Dalam banyak kasus, kesempatan tanpa persiapan berakibat pada hilangnya kesempatan tersebut. Tanpa sebuah rencana, tanpa persiapan, Anda akan kehilangan kesempatan Anda.
Bab 3
Setiap kali Allah menempatkan sesuatu dalam hati kita untuk dilakukan. Tugas tersebut selalu tampak di luar jangkauan. Alasan tugas itu di luar jangkauan karena tugas tersebut memang demikian besar. Visi-visi yang diberikan Allah selalu tampak terlalu besar untuk kita tangani. Kita seharusnya tidak terkejut. Keinginan Allah adalah bekerja melalui berbagai situasi yang Anda hadapi saat ini untuk menempatkan Anda pada posisi yang tepat. Kebenaran ini harus kita ambil dengan iman ketika kita melihat kedepan. Anda tidak tahu apa yang Allah rencanakan di balik layar kehidupan Anda. Bukanlah suatu kebetulan jika Anda berada di mana Anda sekarang berada. Allah sangat memegang kendali.

Allah sedang memakai berbagai keadaan untuk mempersiapkan Anda mencapai visi-Nya bagi hidup Anda. Sukses adalah tetap setia pada proses yang Allah telah kerjakan untuk Anda. Allah telah menempatkan Anda di mana Ia ingin Anda berada. Ia adalah ahli strategi. Anda adalah komponen yang penting dalam strategi-Nya. Ia adalah kepala. Anda adalah anggota dari tubuh. Ia berada dalam kendali. Anda harus menyerah pada kendali tersebut.
Bab 4
Apa selalu mendahului bagaimana. Anda akan mengetahui apa yang telah Allah taruh dalam hati Anda untuk Anda lakukan sebelum Anda tahu bagaimana Allah ingin hal itu diwujudkan. Banyak visi mati pada masa antara apa dan bagaimana. Ketika bagaimana tampaknya tidak muncul-muncul, sangatlah menggoda untuk menyingkirkan apa dari pikiran kita. Sebenarnya, bagaimana tidak pernah menjadi persoalan bagi Allah. Ketika Ia menempatkan sesuatu dalam hati Anda untuk dilakukan, Ia terus bekerja di belakang layar untuk memastikan bahwa hal itu akan terjadi. Anda tidak bertanggung jawab untuk menggambarkan bagaimana mewujudkan visi Allah bagi hidup Anda.
Bab 5
Menerima dan memiliki visi itu sendiri adalah sebuah tindakan iman. Menjalani visi merupakan hidup dengan iman dalam pengertian yang sesungguhnya. Ketika kita menerima sebuah visi dalam tingkat yang sangat dini, sebelum sesuatu benar-benar “terjadi”, kita sedang membuat pernyataan tentang keyakinan kita terhadap pribadi dan karakter Allah. Mengejar suatu visi memerlukan iman. Mengejar visi yang besar memerlukan iman yang besar. Mengejar sebuah visi akan menguji, merentangkan dan kadang-kadang akan meletihkan iman Anda. Dan sementara Anda berusaha untuk tetap bertahan, Allah menyatakan diri dalam kemuliaan yang Ia terima.
Kedalaman dan keotentikan iman kita menentukan sebagian dari kemampuan kita untuk menangani keberhasilan. Iman memusatkan kita pada ketidakmampuan kita dan kemampuan-Nya.
Bab 6
Ketika pada awalnya Allah meletakan sesuatu dalam hati Anda untuk Anda lakukan, jangan beritahukan kepada siapapun.

Dalam memulainya, tidak seorangpun yang akan sesemangat Anda. Kurangnya gairah mereka berpotensi untuk menghentikan Anda sebelum Anda memulai. Membagikan visi terlalu awal biasanya dipastikan kurangnya sambutan hangat. Selain itu, biasanya ada beberapa pekerjaan persiapan yang perlu dikerjakan sebelum Anda mengumumkan ide kepada khalayak. Perlu penyelidikan atau investigasi sebelum Anda membagikan visi Anda. Penyelidikan atau investigasi memberikan 3 manfaat :
1.Visi diteguhkan
Penyelidikan akan meneguhkan sifat ilahi dari asal visi Anda. Semua visi yang diberikan Allah sering tampak mustahil dari perspektif yang murni pragmatis. Tetapi dalam penyelidikan lebih lanjut, jika memang kenyataannya ini adalah sebuah visi dari Allah, akan ada unsure konfirmasi yang bercampur dalam data yang telah Anda kumpulkan.
2.Visi dirumuskan
Peyelidikan memberikan definisi dan fokus yang lebih lanjut dari sebuah visi. Allah menggunakan periode investigasi ini untuk meneguhkan, mempertajam dan kadang-kadang mengarahkan kembali visi Anda.
3.Visi yang ditinggalkan
Penyelidikan memperingatkan Anda bahwa Anda salah memahami visi itu secara keseluruhan. Investigasi akan membantu Anda membedakan antara alasan yang baik dan visi yang ditetapkan Allah. Penyelidikan akan meneguhkan visi Anda sekaligus memfokuskan visi Anda, atau menyebabkan Anda untuk mempertanyakannya kembali.
Bab 7 & Bab 8
Semua visi yang diperintahkan Allah adalah visi yang dibagikan. Tidak seorangpun mengerjakannya sendiri. Tetapi Allah biasanya membangkitkan seseorang untuk melukiskan gambaran verbal yang menggugah motivasi. Oleh karena itu, Anda perlu membagikan visi Anda dengan seseorang.
Ada 4 komponen yang harus diperhatikan saat Anda membagikan visi Anda pada orang lain :

1.Masalah
Membagikan visi selalu mencakup unsur membangunkan orang dari sikap apatisnya. Para penyampai visi jarang memberikan informasi yang baru. Mereka memberikan cara pandang yang baru dari masalah yang lama. Masalah bukanlah visi. Penyelesaianyalah yang merupakan visi. Tetapi masalah memberikan konteks yang jelas untuk menhadirkan visi. Identifikasi dan nyatakan masalahnya dengan jelas sampai mengusik kesadaran para pendengar Anda. Hal itu akan memenuhi pikiran mereka.
2.Solusi
Sebuah visi selalu merupakan sebuah solusi untuk suatu masalah. Visi memberikan kebutuhan yang dirasakan atau dipahami. Jika penjelasan yang gambling mengenai masalah menggugah pikiran, solusinya menggugah imajinasi. Sebuah visi mengajak kita untuk membayangkan masa depan dengan cara yang menuntut perubahan dari kondisi saat ini. Sebuah visi menuntut kesediaan dari para pendengarnya untuk memandang jauh melampaui kenyataan yang ada saat ini dan membayakan apa yang akan terjadi.
3.Alasan
Anda tidak dapat menyampaikan visi Anda kepada orang lain secara efektif sampai Anda yakin sampai Anda yakin bahwa visi tersebut tidak saja dapat terjadi tetapi harus terjadi. Seharusnya terjadi sebagai akibat dari menemukan mengapa dibalik apa dari visi Anda. Dan begitu jawaban terhadap mengapa menguasai hati Anda, kata-kata Anda akan memiliki potensi untuk merasuki para pendengar Anda.
4.Saat yang tepat
Unsur yang keempat dari penyampaian visi berhubungan dengan timing atau saat yang tepat dari visi tersebut. Mengapa visi ini harus dikejar sekarang ? Mengapa kita harus melakukannya sekarang bukannya nanti ? Mengapa terburu-buru ? Apa alasan dari semua ketergesa-gesaan ini ?

Bab 9
Kebanyakan dari visi yang Anda sampaikan akan terpusat pada orang lain dan masa depan mereka. Kita semua adalah penyampai visi. Kita menyampaikan visi kepada orang-orang sepanjang waktu. Kita semua telah dipengaruhi dengan visi-visi yang sengaja atau tidak disampaikan orang lain kepada kita. Memahami konsep sederhana ini akan membantu Anda menangkap potensi Anda, sebagai penyampai visi dalam kehidupan mereka yang ada di sekeliling Anda. Sama seperti kata-kata orang telah membentuk konsep bagi hidup Anda, maka Anda pun memiliki potensi untuk menentukan atau megubah arah orang lain.
Visi adalah kekuatan. Khususnya ketika hal itu disampaikan oleh seseorang yang kita hormati, seseorang yang kita percayai dan yang kita cenderung ingin meniru. Kemungkinannya adalah, Anda memiliki atau akan memiliki orang-orang dalam kehidupan Anda yang merasakan hal yang sama tentang Anda.
Bab 10
Visi memerlukan keberanian dan keyakinan diri. Visi memerlukan peluncuran di mana Anda seolah-olah begitu yakin dengan hasilnya. Visi memerlukan komitmen. Goliat tidak akan dikalahkan seandainya Daud tidak melangkah keluar dari kelompok orang Israel untuk menantang raksasa itu. Petrus tidak akan pernah mengenal kegembiraan mendekati Yesus dengan berjalan di atas air seandainya ia tidak mengayunkan kedua kakinya melintasi tepian kapal dan melangkah keluar di kedalaman. Jika Anda bergerak maju, visi itu akan menjadi bagian dari Anda. Jika Anda melintasi garis pengorbanan, potensi Anda untuk memimpin orang lain akan melambung. Ketika Anda memberi dengan limpah atau dengan cara lain mengabaikan wilayah kenyamanan Anda untuk mengejar visi yang diberikan Allah, sesuatu terjadi di dalam diri Anda. Pada titik itu Anda menjadi seorang pengikut sekaligus pemimpin. Melalui pengorbanan kita menyerahkan diri kita sendiri kepada sesuatu yang ingin Allah kerjakan.

Bab 11
Visi itu mudah dikritik. Visi mengundang kritikan. Visi sulit dipertahankan terhadap kritik dan Visi sering mati karena kritikan. Jika Anda adalah seorang percaya, Anda memiliki sebuah kesempatan yang unik ketika harus menanggapi kritik. Setiap visi yang ditetapkan Allah berakar dalam visi yang diarahkan Allah atas dunia ini. Selama visi Anda dalam beberapa hal terkait dengan apa yang hendak Allah lakukan, Anda memiliki pilihan yang luar biasa ketika harus menanggapi kritik tersebut.
3 hal yang harus diperhatikan saat menanggapi kritik, seperti yang Nehemia lakukan saat menanggapi kritikusnya :
1.Berdoa
Satu-satunya hal yang sehat dan bermanfaat untuk dilakukan adalah mencurahkan hati Anda kepada Bapa di sorga. Nyatakan semua isi hati Anda. Lagipula, bukankah Ia tahu semua yang ada di hati Anda. Dan bukankah Ia selalu hadir di dekat kita. Ia dapat menguasai semua keluhan. Doa juga memampukan Anda untuk mengevaluasi kritik dari sudut pandang Allah. Dengan perspektif yang tepat, Anda akan berada pada posisi yang lebih baik untuk menanggapi dengan tepat kritikan yang ditujukan kepada Anda.
2.Ingat
Kritikan bisa meragukan Anda; mungkin mereka benar, mungkin visi ini mustahil, mungkin saya tidak memiliki apa yang diperlukan oleh visi ini, mungkin saya hanya membuang-buang waktu saya, mungkin tidak seorang pun akan mendukung. Pada umumnya visi yang diberikan Allah itu bersifat mustahil. Kritik-kritik yang ditujukan memiliki beberapa poin yang benar. Tetapi kritik-kritik itu bukan menjadi factor pertimbangan di dalam Tuhan.
3.Revisi rencana
Rencana yang gagal seharusnya tidak ditafsirkan sebagai visi yang gagal. Inilah perbedaannya :
- Visi adalah tentang apa yang dapat dan seharusnya terjadi
- Rencana adalah perkiraan cara terbaik untuk mencapai visi

Oleh karena itu, ketika rencana gagal, penyampaian visi harus disampaikan ulang. Bersikaplah keras kepala dalam hal visi. Fleksibellah dengan rencana Anda. Strategi dan jadwal mudah dibuat. Di samping itu, dalam proses memperbaiki rencana Anda, Allah mungkin memilih untuk memperbaiki visi Anda.
Bab 12
Terlepas dari seberapa efektif awalnya Anda dalam menyampaikan visi Anda, pada akhirnya satu atau dua anggota akan keluar dari jajaran tim Anda. Ia akan mengembangkan sebuah agenda yang tidak lagi terpusat pada visi. Bukannya bekerja dengan seluruh tim, ia justru akan sedikit demi sedikit bergerak ke arah yang berbeda. Kondisi ini biasanya terjadi pada tahap penerapan sebuah visi. Kemungkinan Anda akan mengalami beberapa benturan di sepanjang proses. Masalah-masalah akan menuntut sejumlah perhatian. Tidak apa-apa menghadapi masalah. Tetapi jangan sampai mengabaikannya. Masalah keterpaduan adalah kenyataan yang dihadapi oleh semua organisasi dan keluarga. Seberapa besar masalah akan berkembang nantinya ditentukan oleh kesediaan Anda untuk menangani masalah keterpaduan.
Berilah contoh tingkah laku yang kondusif untuk terciptanya keterpaduan di antara anggota tim.
Bab 13
Pengaruh Anda lebih menentukan bagi keberhasilan visi Anda, dari pada kedudukan Anda. Pada umumnya, yang melahirkan visi-visi besar bukanlah pria dan wanita yang berkedudukan. Untuk dapat dan mempertahankan pengaruh Anda, maka Anda harus memiliki otoritas moral. Otoritas moral adalah unsur yang menentukan, tidak dapat dinegosiasikan, dan harus ada bagi pengaruh yang terus menerus. Otoritas moral adalah kredibilitas yang Anda dapatkan dengan menjalani apa yang Anda katakan. Visi itu penting. Tetapi mempertahankan otoritas moral Anda harus dipriorotaskan ketimbang mengejar visi. Mengembangkan dan mempertahankan otoritas moral membutuhkan tiga hal :

1.Karakter
Karakter adalah keinginan untuk berbuat benar, sebagaimana yang Allah definisikan.
2.Pengorbanan
Ketika Anda membuat pengorbanan yang sejati demi visi Anda, maka orang-orang sedang menangkap apa yang ada di dalam hati Anda.
3.Waktu
Perlu waktu untuk membentuk otoritas moral. Dan dikembangkan melalui respon kita terhadap berbagai situasi.
Bab 14
Ada 3 gangguan yang dialami pemimpin :
1.Gangguan kesempatan
Untuk menyelesaikan hal-hal yang penting, Anda harus belajar untuk mengatakan tidak terhadap hal-hal baik. Yang lebih sering lagi, hal-hal baiklah yang berpotensi membelokkan Anda dari visi mengerjakan hal-hal yang terbaik. Berusahalah membedakan hal-hal yang baik dan hal-hal utama.
2.Gangguan kritikan
Perasaan-perasaan yang dibangkitkan oleh kata-kata dari para pengkritik Anda berpotensi untuk membelokkan Anda dari visi yang telah Allah taruh di hadapan Anda. Bawalah semua frustasi dan kemarahan Anda kepada Dia yang telah membawa Anda untuk memulai visi ini. Hal yang paling buruk yang dapat Anda lakukan ialah membiarkan kemarahan Anda mengalihkan fokus Anda.
Pengkritik akan sulit berdebat dengan keberhasilan Anda, apalagi keberhasilan yang bersifat ilahi.
3.Ketakutan
Jangan membiarkan ketakutan terhadap apa yang belum diketahui menyebabkan Anda kehilangan apa yang Allah ingin kerjakan melalui Anda. Ketakutan bisa menyebabkan kita mulai mengevaluasi situasi kita berdasarkan hal buruk yang mungkin terjadi ketimbang apa yang baik yang ingin kita lihat terjadi.
Bab 15
Ketika Anda disibukkan dengan hal-hal detail dari visi Anda, Allah sedang bekerja dengan suatu rencana pararel yang akhirnya akan melengkapi dan memberikan makna penting yang lebih dalam dari visi tersebut. Rencana Allah yang utama untuk hidup Anda melampaui berbagai visi yang Ia telah berikan kepada Anda. Di atas dan melebihi prestasi-prestasi yang dikaitkan dengan visi Anda, Ia ingin menarik orang kepada diri-Nya. Visi kita adalah alat untuk suatu tujuan yang lebih besar, yaitu kemuliaan Allah dan keselamatan manusia.
Ada 3 hal yang tak boleh diabaikan dalam pemenuhan visi kita; kedamaian bagi lingkungan hidup kita, hubungan yang tidak dikorbankan dan karakter yang tidak berkompromi.
Bab 16
Yang lebih penting ketimbang pencapaian visi Anda adalah pemenuhan visi Allah bagi Anda. Dia memiliki visi Anda sebagai orang yang telah dewasa dalam pemikiran, iman dan kelakuan hingga ke suatu tingkat di mana Anda dapat dianggap telah sesuai dengan gambar Kristus. Seseorang yang berkarakter, perspektif, dan kelakuannya mencerminkan karakter, perspektif dan kelakuan Sang Juru Selamat.
Tujuan akhir dari visi diilhami Allah adalah Allah sendiri. Visi semacam ini selalu kembali kepada Dia.
Bab 17
Di dalam mengejar beragam visi yang Allah taruh di hadapan Anda, Anda akan cenderung menyimpang. Agar visi bergerak ke arah yang benar, mereka yang terlibat harus berpegang pada kode etik yang disepakati bersama. Persatuan hanya dapat dipelihara di mana ada kesepakatan tentang dan kesetiaan terhadap sekumpulan keyakinan dan prilaku inti.
Bab 18
Memimpin orang itu tidak mudah. Tidak ada sistem otomatis di dalam pembentukan visi. Keyakinan dan prilaku inti Anda berfungsi sebagai standar acuan untuk mengukur tindakan dan keputusan mereka yang menjadi mitra Anda.
Ketika waktunya tiba melakukan tindakan berani, bisa dipastikan Anda akan menuntut orang kembali mengacu pada apa yang Anda pahami sebagai keyakinan dan perilaku inti yang terkait dengan visi Anda. Visi itu menuntut perhatian yang terus-menerus. Rekayasa visi membutuhkan kepemimpinan yang berani. Kembangkanlah sikap tidak toleran yang sehat terhadap hal-hal yang berpotensi menghambat kemajuan Anda.

Kesimpulan
· Rekayasa visi membutuhkan kesabaran, investigasi dan perencanaan. Perlu iman yang mempercayai kemampuan Allah yang bekerja di belakang layer.
· Rekayasa visi menuntut keberanian mengambil resiko dan pengorbanan.
· Anda perlu melemparkan visi Anda kepada orang lain.
· Segala sesuatu tidak selalu berjalan sesuai dengan yang Anda rencana dan harapkan.
· Ingatlah bahwa rencana sering direvisi. Jangan takut untuk mengubah strategi saat situasi perlu perubahan.
· Pertahankanlah otoritas moral, saat Anda dicobai untuk berkompromi.
· Kelilingi otoritas moral Anda dan tim Anda dengan menyusun nilai-nilai dan perilaku inti.
· Ingatlah, ada potensi ilahi di dalam semua yang Tuhan sudah taruh di dalam hati Anda
· Akhirnya, vsi yang ditetapkan Allah adalah Allah sendiri. Kemuliaan-Nya adalah agenda utama-Nya.

RESENSI BUKU - Courageous Leadership, Bill Hybels

Bill Hybels menyadari bahwa dirinya bukanlah orang yang sudah “lulus” dalam menguasai strategis karunia spiritual kepemimpinan. Namun dia meyakini, gereja yang adalah tempat harapan dunia akan bisa berfungsi apabila pemimpinnya memiliki karunia spiritual sebagai seorang pemimpin. Mereka yang memiliki karunia spiritual untuk memimpin akan memimpin dengan energik, penuh sukacita dan efektif di gereja-gereja setempat di mana pun. Oleh karena keyakinan inilah, Bill Hybel membukukan materi-materi yang sebelumnya biasa dia presentasikan dalam konferensi-konferensi dan lokakarya. Dia berharap bisa memberi sumbangsih kepada komunitas Kristen yang lebih luas.
Tantangan dunia yang semakin berat, membuat pekerjaan gereja yang menjadi tumpuan harapan dunia pun semakin tidak ringan. Tragedi-tragedi seperti 11 September 2001, aksi-aksi kekerasan, peristiwa kehilangan yang akan mendukakan hati kita dan menyedihkan hati Allah tetap akan ada. Hanya gereja yang adalah unik, bisa menawarkan kesembuhan kepada jiwa-jiwa yang terluka berat, oleh karena buah kejahatan dunia ini.
Hanya gereja yang memiliki keindahan, berkarya dan vitallah yang mampu bercahaya untuk menerangi kegelapan seperti itu. Gereja yang memiliki keindahan adalah gereja yang menerapkan prinsip-prinsip gereja mula-mula yang dicatat di Kisah Para Rasul 2. Mereka tertawa dan menangis, berdoa, menyanyi dan melayani bersama di dalam persekutuan Kristen yang otentik. Salah satu sisi keindahan gereja setempat adalah kekuatannya untuk mengubah hati manusia. Itu artinya masa depan dunia terletak di tangan jemaat Tuhan. Tanpa gereja-gereja yang penuh dengan kuasa Allah yang dapat menitikkan kebaikan, damai dan kasih serta sukacita ke dalam dunia, kebobrokan moral akan menang; kejahatan akan membanjiri dunia.


Potensi gereja tidak terbatas. Tidak ada yang dapat menyamai gereja setempat bila gereja itu berfungsi dengan benar. Seberapa besar pun kapasitas penderitaan manusia, gereja memiliki kapasitas yang lebih besar untuk menyembuhkan dan menjadikan utuh.
Vitalitas gereja ada saat semua dipimpin oleh orang-orang yang memiliki dan menyebarkan karunia spiritual berupa kepemimpinan. Karena merekalah yang dapat menghasilkan strategi dan struktur yang menyediakan kesempatan-kesempatan bagi orang lain untuk memanfaatkan karunia-karunia mereka dengan lebih efektif.
Pemimpin yang terinspirasi sebenarnya dapat mengubah dunia. Billy Graham dan beberapa teman kuliahnya bermimpi stadion-stadion yang penuh sesak dan orang-orang yang jauh dapat mendengar Injil. Sampai tahun ini, 210 juta orang mendengar khotbahnya secara live, sementara lebih dari satu milyar telah mendengar dia menyajikan Injil via tv dan radio. Dan masih banyak lagi cerita hebat para pengubah dunia. Persamaan mereka adalah visi yang kuat. Visi adalah bahan bakar, energi yang menciptakan tindakan dan api yang menyalahkan gairah para pengikutnya. Jadi Visi adalah sebuah gambaran masa depan yang menimbulkan gairah. Datangnya visi dimula dari melihat gambaran masa depan yang mengubah kehidupan dan membuat denyut nadi kita berdetak lebih cepat. Saat Tuhan memberi sebuah visi, Anda akan melihatnya dengan jelas dan merasakannya dengan mendalam. Namun visi itu tidak hanya berhenti mengairahkan Anda. Visi itu pun akan mengairahkan pengikutnya.
Setelah menerima visi dari Tuhan, selanjutnya kita harus menerimanya dengan tanggung jawab. Maksudnya visi adalah sesuatu yang kudus yang Allah percayakan dan harus dianggap serius. Para pemimpin harus membaktikan diri secara maksimal bagi setiap usaha, percaya bahwa displin dan kerja keras bagi sebuah visi akan mengairahkan mereka dan mengilhami orang lain. Menyampaikan visi kepada orang lain adalah tantangan pemimpin berikutnya. Menyampaikannya bisa melalui satu lawan satu dan menyebarkan visi di muka umum, misal berbicara pada seluruh anggota gereja, seluruh departemen atau seluruh tim Anda. Saat visi disebarluaskan, minimal ada 4 manfaatnya. Pertama, visi meningkatkan energi dan bisa menggerakkan orang-orang untuk bertindak mewujudkannya.

Kedua, visi meningkatkan rasa memiliki. Ketiga, visi memberikan fokus apa yang perlu dicapai. Keempat, visi memperlancar pergantian kepemimpinan. Tidak lagi terjadi visi berubah bersamaan dengan pergantian pemimpin baru.
Visi tidaklah cukup berarti tanpa tindakan. Menyelesaikan sebuah visi memerlukan lebih dari sekedar pembicaraan. Slogan, cerita-cerita emosional dan video klip yang mengharukan. Orang-orang memerlukan lebih dari sekedar visi. Mereka membutuhkan rencana, penjelasan secara bertahap mengenai bagaimana caranya bergerak dari visi menuju realitas. Hal pertama yang perlu dilakukan adalah memurnikan visi, maksudnya memeriksa ulang “hal yang utama” dan tujuan-tujuan internal. Setelah melewati tahap pemurnian selanjutnya menetapkan tujuan. Dalam menetapkan tujuan haruslah tujuan yang spesifik. Lalu tujuan itu diumumkan di muka umum, lalu menantang orang-orang untuk bersedia berjuang untuk berhasil mencapai tujuan tersebut. Energi baru dan kegairahan baru akan muncul saat para “juara-juara”, bertekad dan bersatu hati demi mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan. Selanjutnya berbagi tanggung jawab demi keseluruhan. Setiap anggota memikul tanggung jawab untuk tercapainya rencana strategis yang sudah disepakati. Akhirnya jadilah pemimpin yang terus belajar. Selalu berjalan di jalur pertumbuhan yang pesat, untuk membaca dan bercermin, bepergian dan mencari pelatihan, mencari mentor-mentor dan memulai pencarian tanpa henti.
Perlu disadari, ada pengaruh yang dasyat apabila ada kominitas tim dalam pelayanan. Mulailah untuk membangun tim impian, dimulai dari mendefinisikan tujuan tim. Definisikanlah dengan sangat spesifik, supaya kita dapat dengan tepat mencari orang-orang yang akan masuk tim impian kita. Langkah berikutnya untuk membangun tim impian adalah menetapkan kriteria yang jelas untuk memilih anggota-anggota tim yang spesifik. Ada tiga criteria atau 3 C; yang pertama Character (karakter), lalu competence (kompetensi), dan akhirnya chemistry (keccocokan). Karakter adalah mereka yang memiliki komitmen terhadap displin spiritual. Kejujuran, kesediaan diajar, kerendahan hati, dapat diandalkan, etos kerja yang sehat dan kesediaan untuk dihimbau. Berikutnya kompetensi adalah kriteria yang perlu dipertimbangkan.

Tetapkanlah standar yang tinggi jika menyangkut masalah kompetensi. Yang terakhir, kecocokan. Sesuatu kesesuaian hubungan dengan saya dan juga anggota-anggota kelompok yang lain.
Setelah tim impian ada, apa yang diperlukan agar tim ini dapat mencapai potensinya yang penuh ? Faktor yang paling penting dalam prestasi sebuah tim adalah keefektifan pemimpinnya. Setiap tim memerlukan pemimpin yang kualitasnya top. Komunitas tidak terbentuk begitu saja, rasa persahabatan dan persatuan jarang berkembang dengan sendirinya. Salah satu peranan penting yang dimainkan seorang pemimpin adalah membimbing anggota timnya menuju pengalaman komunitas yang lebih mendalam. Komunitas juga akan terbangun apabila ada tujuan-tujuan yang besar, spesifik dan jelas. Tanpa tujuan yang jelas, tim akan kebingungan. Mereka membuang-buang waktu, kehilangan energi, teralihkan perhatiannya dan akhirnya menurun semangatnya. Akhirnya, seorang pemimpin harus memberikan imbalan kepada tim atas pekerjaan yang telah dilakukan dengan baik. Beberapa pemimpin gereja suka pilih-pilih dalam memberi imbalan kepada mereka yang telah bekerja dengan efektif, tidak demikian dengan Yesus.
Tantangan kepemimpinan berikutnya adalah sumber dana. Dalam hal pendanaan, ada beberapa prinsip yang harus kita pegang. Pertama, Tuhan adalah penyedia dana. Banyak pemimpin gereja terjebak untuk percaya bahwa sebagian orang di gereja adalah penyedia sumber daya yang utama. Tidak demikian, orang-orang adalah saluran pemeliharaan Allah, tetapi tidak bertanggung jawab atasnya. Hanya Allah yang mengendalikan aliran dana yang kita butuhkan. Para pemimpin akan tidur lebih nyenyak jika mereka telah menetapkan prinsip mendasar. Penyedia utama dari sumber daya yang kita perlukan adalah Tuhan yang ingin melihat gereja-Nya dibangun lebih dari pada kita. Dan Ia sangat kaya.
Kedua, menawarkan. Menawarkan kepada orang-orang yang luar biasa kesempatan yang luar biasa untuk berinvestasi di dalam kerajaan Allah.
Ketiga, ada manfaat dalam kesulitan pendanaan. Perlu berani menolak untuk jelan pintas di dalam pendanaan bagi organisasi kita. Percayalah ada banyak manfaat menyangkut keharusan menghadapi tantangan financial.

Dalam pelajaran tentang pelayanan ini, kita perlu menjelaskan bahwa para pengikut Kristus dipanggil untuk sesuai kemampuan mereka, memberi sekurang-kurangnya sepuluh persen pendapatan mereka bagi pekerjaan Tuhan. Prinsip informasi perlu juga kita lakukan, maksudnya orang-orang ingin tahu, mereka pantas tahu. Mereka tidak dapat membantu jika mereka tidak tahu. Berilah laporan keuangan yang KISS, berarti “Keep it Simple, Stupid”, buatlah sesederhana mungkin apa yang kita laporkan. Juga tugas para pemimpin dalam hal ini membantu orang-orang dengan karunia spiritual untuk memberi agar ikut terlibat dan memahami bahwa mereka bertanggung jawab kepada Tuhan atas “semua yang telah diberikan kepada mereka.” Yang menahan mereka adalah mereka belum pernah diajar, belum pernah diundang untuk ikut berpatisipasi, belum pernah ditantang untuk menganggap serius karunia mereka.
Orang-orang ingin memberi bagi visi yang kuat, visi yang besar. Tebarkan visi yang menarik, menantang, memuliakan Tuhan.
Berikutnya, pemimpin dalam keadaan terbaik saat mereka membangkitkan para pemimpin di sekeliling mereka dan menciptakan budaya kepemimpinan. Pengembangan kepemimpinan tidak pernah terjadi secara kebetulan. Hal itu hanya terjadi saat pemimpin memiliki visi untuk itu, saat denyut nadinya berdetak semakin cepat saat ia berpikir untuk memompakan aliran pemimpin-pemimpin yang kompeten dengan mantap ke dalam sistem organisasi. Menciptakan visi, tentu saja, hanyalah permulaannya. Tantangan berikutnya adalah merancang strategi untuk mengubah visi menjadi kenyataan. Sebelum membahasnya lebih dalam, kita perlu memahami bagaimana terbentuknya seorang pemimpin. Para pemimpin dalam perjalanannya menuju kepemimpinan tak kala seseorang menanamkan investasi di dalam diri nya, karena seseorang membangunkannya, melatihnya dan menunjukkan kepadanya bagaimana caranya memimpin. Tetapi para pemimpin tidak dapat menjadi pemimpin sampai seseorang menaruh tongkat kepemimpinan di tangan mereka dan berkata, “Ayo maju !”
Setelah Yesus memilih kedua belas murid, Ia segera mencurahkan waktu untuk berinvestasi dalam kehidupan mereka. Ia meluangkan waktu bersama mereka.

Ia mengajar mereka. Ia memelihara mereka. Ia menegur mereka. Ia memotivasi mereka. Ia menghajar mereka. Ia menginspirasi mereka.
Ada 5 kualitas penting seorang pemimpin; pertama, pengaruh. Kemampuan alamiah untuk mempengaruhi orang lain. Kedua, karakter. Memiliki kejujuran, kerendahan hati, kestabilan, kemampuan untuk diajar dan berintegritas. Ketiga, keahliaan tentang manusia. Kemampuan untuk mendengarkan, sungguh-sungguh mendengarkan ide orang lain. Keempat, semangat. Mereka adalah orang-orang yang berorientasi pada tindakan dan senang mengambil inisiatif. Kelima, kecerdasan. Kecerdasan mental diperlukan untuk memproses banyak informasi, menyaringnya, mempertimbangkan semua pilihan dan biasanya membuat keputusan yagn benat.
Ada 5 fase untuk pengembangan kepemimpinan di sekitar kita : pertama, daftar kualitas. Menetapkan kriteria pemimpin yang akan muncul di sekitar kita. Kedua, menanamkan investasi. Bisa pelatihan on-the-job, atau belajar dari pemimpin-pemimpin lain. Ketiga, mempercayakan tanggung jawab. Sesuatu yang membuat mereka merasa dipercaya, dihargai dan dijunjung; sesuatu yang akan membuat mereka berlutut dan memohon pertolongan Tuhan; sesuatu yang akan menuntut yang terbaik yang bisa mereka berikan.
Menemukan dan mengembangkan gaya kepemimpinan yang unik adalah kunci utama lain menuju keefektifan kepemimpinan. Ada 10 gaya kepemimpinan. Pertama, kepemimpinan visionaris. Ia memiliki gambaran yang jelas dalam benaknya mengenai apa yang akan terjadi di masa depan. Pemimpin seperti ini memiliki menyebar visi yang kuat dan antusias. Kedua, kepemimpinan memberi arah. Mereka dikaruniakan Allah kemampuan untuk memutuskan untuk memilih di jalur yang tepat bagi sebuah organisasi saat berada di persimpangan yang kritis. Ketiga, kepemimpinan strategis. Kemampuan mengambil visi yang menarik dan memecah-mecahkannya menjadi langkah-langkah berurutan dan dapat dicapai. Keempat, kepemimpinan tipe pengelola. Tipe ini bergairah jika memikirkan dirinya menertibkan sebuah kekacauan. Ia menemukan kepuasan saat memonitor dan menyelaraskan sebuah proses. Kelima, kepemimpinan pembangkit motivasi. Mereka mampu mengobarkan semangat tim. Mereka senantiasa mencari “orang yang letih lesu” dan dengan segera “menyuntikan” inspirasi yang tepat kepada mereka.

Keenam, kepemimpinan tipe gembala. Seseorang yang membangun sebuah tim dengan perlahan-lahan, mengasihi para anggota tim dengan mendalam, memelihara mereka dengan lemah lembut, mendukung mereka secara konsisten, mendengarkan mereka dengan sabar dan mendoakan mereka dengan rajin. Ketujuh, kepemimpinan pembangun tim. Memiliki wawasan supranatural terhadap orang-orang yang membuat mereka dengan sukses menemukan dan mengembangkan orang-orang yang tepat dengan kemampuan yang tepat, karakter yang tepat dan kecocokan dengan para anggota tim yang lain. Kedelapan, kepemimpinan tipe wiraswasta. Keunikan tipe ini dari yang lain, mereka akan berfungsi optimal pada tahap awal sesuatu. Mereka akan antusias dan mencari sesuatu yang baru. Kesembilan, tipe kepemimpinan rekayasa ulang. Mereka berfungsi paling baik dalam lingkungan yang penuh perubahan. Mereka mengevaluasi kembali personil, strategi dan nilai-nilai. Kesepuluh, kepemimpinan yang menjembatani. Bakat unik dari tipe ini adalah fleksibelitas yang besar. Mereka adalah diplomat-diplomat yang memiliki kemampuan super untuk berkompromi dan berunding.
Selanjutnya kepemimpinan sering diperhadapkan dengan masalah yang harus diputuskan. Ada 4 sumber data yang bisa dijadikan data pendukung dalam pengambilan sebuah keputusan. Pertama, keyakinan. Keyakinan itu memberikan informasi terhadap proses pengambilan keputusan kita sehari-hari. Ada 3 keyakinan yang bisa dijadikan tujuan pemeriksaan dalam pengambilan keputusan; menghormati Allah dalam segala hal maka Ia akan menghormati Anda, umat manusia berharga bagi Allah, gereja setempat adalah harapan dunia.
Kedua, konsultasi atau mengevaluasikannya dengan pendapat pemimpin-pemimpin lain. Konsultasi dengan pemimpin lain berguna dalam penilaian tingkat resiko atas keputusan yang akan kita ambil. Selain itu berguna juga saat pegambilan keputusan kita berkaitan dengan penilaian prestasi seseorang. Karena menilai orang lain bukanlah hal yang mudah, sebab orang-orang adalah harta milik Allah yang paling berharga. Konsultasi juga berguna saat kita ingin menetapkan sebuah nilai keunggulan dalam tim organisasi kita.

Terakhir konsultasi juga perlu dilakukan berkaitan dengan keputusan-keputusan yang berkaitan dengan moril, kala semangat menurun, kita perlu mengambil keputusan-keputusan yang bisa memompa semangat.
Ketiga, penderitaan. Pengalaman buruk bisa memberi kita keuntungan, mengajari para pemimpin untuk memahami tingkat rasa sakit yang terkandung dalam setiap gagasan baru. Jika tingkat itu terlalu tinggi, tanda bahaya mulai berbunyi, dan mereka tahu bahwa mereka harus berhenti. Penderitaan adalah guru yang baik dan informan yang fantastis bagi proses pengambilan keputusan kita.
Sumber keempat, Roh Kudus. Roh Kudus adalah sumber data paling berharga yang kita miliki. Pelatihan dan mentoring kepemimpinan memang baik. Mengasah keterampilan kita patut dipuji. Mengembangkan pemikiran kita sangatlah penting. Tetapi akhirnya kita berjalan dengan iman, bukan dengan penglihatan. Ada dimensi supranatural dalam kepemimpinan yang hanya dapat kita miliki jika kita mendengarkan dengan cermat perkataan Roh Kudus.
Yang tidak disadari oleh banyak orang adalah bahwa untuk dapat memimpin dengan baik, seorang pemimpin harus mampu memimpin ke segala arah – utara, selatan, barat dan timur. Yang membuatnya menjadi sulit adalah diri kita sendiri. Manajemen diri sendirilah yang harus menyita 50 persen waktu dan kemampuan terbaik kita. Ada beberapa hal yang perlu kita tanyakan pada diri kita sendiri. Pertama, apakah panggilan saya pasti ? Merupakan hak istimewa dan berkat jika kita menerima panggilan dari Tuhan. Hidup kita menjadi terfokus. Kita memiliki energi yang semakin bertambah dan rasa percaya diri yang lebih besar. Kedua, apakah visi saya jelas ? Bagaimana saya dapat memimpin orang-orang menuju masa depan jika gambaran saya mengenai masa depan kabur ? Ketiga, apakah semangat saya berkobar ? Adalah tugas kita sendiri untuk selalu menjaga semangat kita tetap menyala-nyala. Keempat, sudah saya mengembangkan karunia-karunia saya ? Apakah kita menantang diri sendiri untuk mengembangkan karunia-karunia dengan segenap kemampuan ? Kelima, apakah karakter saya tunduk kepada Kristus ? Orang-orang tidak akan mengikuti pemimpin yang moralnya tidak pantas, setiap kali Anda berkompromi dengan karakter Anda, Anda berkompromi dengan kepemimpinan Anda.

Keenam, apakah keangkuhan saya berkurang ? Jika Anda mendandani diri dengan kerendahan hati, perkenan Allah akan menyertai Anda. Ketujuh, sudahkah saya mengatasi rasa takut ? Rasa takut dapat melumpuhkan. Adalah tugas pemimpin untuk menyingkirkan rasa takut sehingga rasa takut itu tidak mensabotase misinya. Kedelapan, apakah masalah-masalah pribadi menganggu kepemimpinan saya ? Mengabaikan peran masa lalu yang membentuk kita sering membuat keputusan yang tidak bijaksana dan membawa akibat yang buruk bagi orang-orang yang mereka pimpin. Kesembilan, Apakah kecepatan langkah saya dapat dipertahankan ? Menetapkan kecepatan langkah yang dapat dipertahankan dalam kehidupan Anda bukanlah tugas siapa-siapa selain Anda sendiri. Kehidupan Anda, pelayanan Anda, perkawinan Anda, keluarga Anda – semuanya bergantung pada Anda sendiri. Kesepuluh, apakah kasih saya kepada Allah dan orang-orang semakin bertambah ? Apa gunanya menjadi pemimpin Kristen jika keahlian, wawasan, keputusan dan energi saya tidak mengalir dari kasih yang mendalam bagi Allah dan sesama ?
Jadilah pemimpin seperti Daud yang adalah optimis. Jadilah seperti Yonatan yang mengasihi. Jadilah seperti Yusuf yang berintegritas. Jadilah seperti Yosua yang memimpin dengan keputusan yang tepat dan menyerukan orang lain. Jadilah pemimpin berani seperti Ester. Jadilah bijaksana seperi Salomo memimpin. Jadilah pemimpin yang jujur di hadapan Allah seperti Yeremia. Jadilah pemimpin yang penuh komitmen terhadap perayaan keberhasilan seperti Nehemia. Jadilah seperti Petrus yang punya inisiatif. Jadilah seperti Paulus yang penuh integritas.
Peranan Allah melebihi karunia kepemimpinan, keahlian dan bakat yang dibutuhkan, melebihi pengamalan selama bertahun-tahun. Ia akan memberkati kepemimpinan kita dengan kuasa, kreativitas, keberanian, dan apapun yang dibutuhkan untuk menghasilkan buah-buah bagi kemuliaan Allah. Ada beberapa jalan spiritual. Jalur relasional, mereka dapat merasakan hadirat Allah, bukan sendirian, namun saat bersama-sama belajar Alkitab, berdoa dan melayani bersama. Jalur intelektual, orang-orang ini tidak dapat mengikuti ibadah tanpa dua tiga pejelasan Alkitab mereka. Jalur pelayanan, mereka tidak mencapai kemajuan spiritual jika mereka tidak terus-menerus bekerja di ladangn Tuhan.

Jalur kontemplatif, bagi mereka berada sendirian bersama Allah sudah cukup. Jalur aktivis, tidak seperti kontemplatif, kondisi terbaik mereka saat mereka maju dengan kecepatan tinggi. Jalur penciptaan, bagi mereka berada di lingkungan alamiah secara dramatis meningkatkan kesadaran mereka akan Allah. Jalur ibadah, mereka akan merancang sebuah rencana formasi spiritual yang membuat mereka dapat lebih sering menyelidiki semangat ibadah. Oleh karena itu, temukanlah jalur Anda sendiri, dalamilah jalur Anda, hargailah semua jalur dan akhirnya bantulah orang lain menemukan jalur mereka.
Bagaimana cara agar tetap bertahan dalam semangat yang mungkin memudar ? Masuklah ke sekolah ketahanan mental. Pelajaran pertama, pastikan panggilan Anda pasti dan tetap fokus. Kunci survival bagi pemimpin adalah tetap terfokus dan tetap taat pada panggilan Allah. Pelajaran kedua, bertahan dengan mengembangkan keberanian untuk berubah. Pelajaran ini mengembleng Anda dan membuat Anda bertumbuh. Pendekatan ini membangun iman dan karakter. Pelajaran ketiga, bertahan dengan menemukan orang-orang yang dapat diandalkan. Carilah orang-orang yang dapat diandalkan. Pelajaran terakhir, bertahan dengan sudut pandang yang abadi. Para pemimpin yang heroic sepanjang sejarah keselamatan selalu memandang kesulitan dalam pergumulan jangka pendek dari sudut pandang keabadian.
Kelebihan buku ini adalah contoh-contoh praktis yang banyak diberikan untuk menjelaskan maksud penulis. Inti buku ini juga mudah dimengerti karena menggunakan bahasa yang sederhana serta to the point dan mudah untuk diaplikasikan, karena didukung dengan contoh-contoh yang sangat praktis. Buku ini juga sangat memberikan inspirasi bagi kita dalam kepemimpinan kita saat ini, buku untuk sangat memotivasi kita untuk menjadi pemimpin yang terbaik, juga lebih sungguh-sungguh dalam mengejar panggilan Tuhan, sehingga gereja berfungsi sebagaimana mestinya menjadi tempat pengharapan dunia.
Namun ada beberapa hal yang perlu diperbaiki buku ini. Poin-poin yang diberikan sangat berdasarkan dari pengalaman pribadi penulis, yang sangat mungkin bisa bias dan belum tentu bisa diterapkan begitu saja, mengingat budaya dan tempat yang berbeda. Apalagi proyek pengalaman yang diberikan hampir semua adalah gereja Willow Creek.

Dan contoh-contoh kepemimpinan yang dibahas terlalu dominan mengenai kepemimpinan gereja, sehingga perlu disesuaikan dulu sebelum diterapkan di luar lingkungan kepemimpinan gereja.