Kemarin dan besok bukan hari yang menjadi milik Anda. Dengan demikian, kebahagiaan kemarin berlalu, dan kebahagiaan besok siapa yang tahu. Jika Anda ingin mendapati hidup bahagia, nikmatilah hari ini. Setiap hari ada sejuta alasan untuk kita hidup bahagia. Hanya hari ini kita bisa bahagia, bukan hari kemarin dan esok hari. Jangan lewati hari ini berlalu begitu saja. Buatlah menjadi bermakna. Orang yang bijaksana adalah orang yang bisa menikmati hari ini.
Today is yours.
29 August 2011
27 August 2011
Seperti Benih
Hasil adalah perjalanan sebuah proses. Seperti benih, demikianlah impian kita, harus tertanam, melewati tantangan, proses waktu untuk bisa bertunas, Anda perlu bersabar, mengerjakannya dengan tekun dan tak menyerah, terus memberikan pupuk, lingkungan yang baik untuk bertumbuh, apa yang sudah Anda kerjakan terus-menerus diperbaiki, agar mencapai hasil yang baik. Akhirnya benih itu bertunas dan bertumbuh, pasti akan ada waktu bertumbuh dan berbuah, demikian pula dengan impian kita, akan datang saatnya terwujud dan memberkati.
Jalani prosesnya, yakini saatnya kan tiba.
Jalani prosesnya, yakini saatnya kan tiba.
26 August 2011
Persepsi
Perception Defined: a perception is a belief, theory, hypothesis, feeling, appearance, opinion, observation, insight, awareness, or sensitivity. It may or may not constitute reality, and initial perceptions often change with the passing of time, the changing of circumstances, or the receipt of additional information (Mike Myatt)
Jika Anda bisa memahami persepsi yang ada pada Anda dan orang lain, maka Anda akan lebih menguasai komunikasi dan keadaan. Persepsi tidak dapat dihindari, itu adalah bagian dari hidup manusia. Persepsi adalah faktor dibalik tindakan seseorang. Untuk memahami persepsi Anda dan orang lain, coba tanyakan: keyakinan apa yang saya dan dia pegang? Apa perasaan saya dan dia dalam menghadapi keadaan tersebut? Apa pandangan saya melihat kejadian itu? Hal apa yang menjadi sensitif di saya dan dia? Dll. Semakin banyak Anda bertanya dan mencari tahu, maka Anda akan menguasai persepsi Anda dan orang lain.
Pahamilah persepsi yang sedang terjadi.
Jika Anda bisa memahami persepsi yang ada pada Anda dan orang lain, maka Anda akan lebih menguasai komunikasi dan keadaan. Persepsi tidak dapat dihindari, itu adalah bagian dari hidup manusia. Persepsi adalah faktor dibalik tindakan seseorang. Untuk memahami persepsi Anda dan orang lain, coba tanyakan: keyakinan apa yang saya dan dia pegang? Apa perasaan saya dan dia dalam menghadapi keadaan tersebut? Apa pandangan saya melihat kejadian itu? Hal apa yang menjadi sensitif di saya dan dia? Dll. Semakin banyak Anda bertanya dan mencari tahu, maka Anda akan menguasai persepsi Anda dan orang lain.
Pahamilah persepsi yang sedang terjadi.
25 August 2011
Tetap Semangat
Orang yang bersemangat sanggup untuk menanggung penderitaannya. Anda perlu menjaga semangat hidup. Semangat timbul dari iman dan pengharapan. Dengan iman, meyakini hal yang baik akan terjadi. Dengan pengharapan, terus mengharapan hal yang lebih baik bisa didapatkan. Dengan semangat, Anda mengumpulkan kekuatan untuk mengalahkan kendala dan tantangan hidup. Orang yang bersemangat akan meraih kemenangan demi kemenangan.
Keep your spirit.
Keep your spirit.
Belajar dari Bermain Golf
Pelajaran bermain golf; perlu akurasi pukulan, mengetahui sasaran yang akan dituju, menggunakan stick yang sesuai, dan terus berlatih. Akurasi mengajarkan Anda untuk lebih fokus dan detail di dalam mengerjakan tugas dan tanggung jawab. Tahu sasaran mengajarkan untuk memiliki tujuan hidup yang jelas, dan tujuan pendek dan jangka panjang, serta step untuk mencapainya. Gunakan stick yang sesuai mengajarkan Anda untuk menggunakan cara yang berbeda dalam menghadapi situasi dan orang yang berbeda. Terus berlatih mengajarkan Anda untuk terus mencoba, memperbaiki diri dan belajar.
Milikilah sikap seperti bermain golf.
Milikilah sikap seperti bermain golf.
23 August 2011
Relasi yang Intim dengan Allah
Allah adalah pemimpin dari semua pemimpin. Pemimpin akan bisa berjalan dengan benar jika pemimpin tersebut mengikuti direction dari Allah. Hal ini bisa terjadi bila ada komunikasi dan hubungan yang intim dengan Allah. Pada saat Yosua pertama kali menggantikan kepemimpinan Musa, Yosua menerima firman-Nya.
Memang betul pemimpin harus punya visi dan arahan, namun bukan berarti visi dan arahan hanya dari diri sendiri, tanpa mendengarkan Allah dan orang lain. Kepemimpinan Anda efektif atau tidak bisa dilihat dari seintim apa Anda dengan Allah.
Bila mau memimpin, intimlah dengan Allah.
Memang betul pemimpin harus punya visi dan arahan, namun bukan berarti visi dan arahan hanya dari diri sendiri, tanpa mendengarkan Allah dan orang lain. Kepemimpinan Anda efektif atau tidak bisa dilihat dari seintim apa Anda dengan Allah.
Bila mau memimpin, intimlah dengan Allah.
Subscribe to:
Posts (Atom)